Raflis

Menuju Masa Depan Yang Lebih Baik

Cabut Izin Perusahaan Penyebab Karhutla:Diskusi Tribun On Focus Soal Solusi Tuntas Karhutla

Posted by raflis on April 9, 2009

Cabut Izin Perusahaan Penyebab Karhutla

Diskusi Tribun On Focus Soal Solusi Tuntas Karhutla

Ketua Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Riau Joni S Mundung memberikan Solusi untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Riau.

Mundung Mengemukakan solusi itu saat menjadi salah satu pembicara dalam diskusi tribun on focus (TOF) yan digelar tribun pekanbaru di hotel grand zuri, Jum’at (27/2)

Pertama pemerintah harus tegas menggugat perusahaan yang terbukti membakar hutan dan langsung mencabut izinnya. Kedua, Pemerintah harus mampu memberikan insentif bagi perusahaan yang tidak melakukan land clearing. Ketiga, sistim penanggulangan bencana melalui moratorium logging Jangan takut dengan perusahaan perusahaan besar itu. Cabut izin mereka bila telah merugikan lingkungan, ” ujar mundung”.

Diskusi yang tak terasa berjalan hingga empat jam itu juga menghadirkan pembicara lain, Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Riau Zulkifli Yusuf dan pengamat lingkungan riau, Adnan Kasry. Tof kali ini memang mengambil tema ”Solusi Atasi Karhutla dan Kabut Asap di Riau.

Saat Diskusi, Beberapa peserta gregetan karena jawaban yang diberikan narasumber dinilai tak memuaskan. ”Sebelum ditutup, dapat saya simpulkan disini seperti ada kesan lempar tanggungjawab. Kita seperti menarik benang kusut. Padahal masalahnya bagaimana kita memperkuat penegakan hukum itu sendiri, ”Ujar seorang peserta, Fairul.” Ia mengajukan pertanyaan kepada zulkifli Sebelum ditanggapi, peserta lainnya dari LSM Kabut Riau, Raflis, Juga Memberikan masukan. Raflis Memaparkan data bahwa hampir 69 persen titik api (hotspot) banyak ditemukan dikawasan lahan gambut. ”Bila lahan gambut tersebut berbahaya, kenapa tidak membuat konsep itu melindungi lahan gambut? Lalu bagaimana dengan konsep konversi lahan gambut lewat program skenario hijau,” ujar Raflis.

Zulkifli menanggapi pertanyaan tersebut dengan berkelakar. ”Menyesal saya bilang, saya ini mewakili pak wagub (mambang mit) datang kesini. Jadi difikirnya sayalah yang tahu semuanya. Padahal persoalan karhutla menjadi tanggungjawab banyak satker (satuan kerja). Tidak hanya dinas kehutanan ,” ujarnya tersenyum. ”Tapi kan bapak berhubungan langsung dengan pemerintah pusat? Sangat mudah mengeluarkan peraturan tegas,” ujar mundung mencoba mengejar jawaban zulkifli.

Zulkifli berasumsi bahwa pemerintah daerah lebih bertanggungjawab untuk menertibkan perusahaan2 itu. ”jangan semuanya dilimpahkan ke provinsi. Saya sudah usulkan agar setiap kabupaten atau kota punya perda. Merekalah yang berhak lebih dulu menindak.” Ujarnya. Diakhir diskusi, Zulkifli berjanji hasil diskusi tersebut akan dibahas lebih lanjut dengan para satker karhutla. ” Banyak Solusi dan pemikiran yang baru, hal hal itu akan saya koordinasikan dengan satker,” Ujarnya.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: